About My Blog

informasi pilihan dan buletin islam

art islamic

art islamic
singo

Kaligrafi2

Kaligrafi2
Doa
Jumat, 30 Januari 2009

Keimanan Manusia 2

- Petunjuk agama

Adapun petunjuk agama atas adanya Alloh itu karena kitab-kitab samawi seperti kitab zabur, kitab taurot, kitab injil, dan kitab al qur’an semuanya telah membicarakan tentang adanya Alloh.

Hokum-hukum agama yang mengatur kemaslahatan hidup itu menunjukkan hokum tersebut pasti ada berasal dari tuhan yang maha esa, yang maha mengetahui kemashlahatan hamba-hambaNya. dan kitab samawi yang mengkabarkan tentang alam semesta yang bisa dibuktikan dengan adanya hasil-hasil penelitian, eksperimen manusia sehingga mereka mengetahui betapa alam semesta yang begiti luasnya terikat kuat dengan hokum-hukum kauniyah (alam) yang mewujudkan keteraturan, keserasian, keterpaduan, semuanya itu menunjukkan adanya Tuhan Yang Maha Kuasa, sebagai peniptanya dan pengaturnya.

- Petunjuk perasaan

Adapun petunjuk rasa (perasaan)atas adanya Alloh ada dua macam :

Kita menyaksikan sendiri terkabulnya doa kita, ini menunjukkan bahwa terkabulnya suatu doa itu berarti ada Dzat yang mengabulkannnya yaitu : Alloh Subbhanahu Wata’ala.

Alloh berfirman : “Dan ingatlah kepada Nuh sebelum itu, ketika dia berdoa maka kami (alloh) mengabulkan doanya” surat al anbiya ayat 76

Alloh befirman : “ingatlah ketika kalian minta pertolongan kepada tuhan kalian maka Dia mengabilkan doa kalian” surat al anfal ayat 9

Dalam shohoh buchori diceritakan oleh anas bahwa ada orang desa masuk mesjid pada hari jum’at ketika itu rosullulloh sedang berkhotbah orang desa itu berkata, “wahai Rosullulloh, telah rusak harta benda, telah kelaparan keluarga, doakanlah untuk kami! Maka beliau mengangkat kedua tangannya dan berdoa, maka naiklah mendung seperti gunung, beliau tidak mau turun mimbar hingga aku (anas)melihat hujan mengenai dan membahasi jengotnya. Dan didalam hari jum’at berikutnya berdirilah orang desa itu atau lainnya, lantas berkata, wahai Rosulluloh hancurkanlah beberapa bangunan, tenggelamkanlah harta benda, maka doakanlah untuk kami!maka beliau mengangkat kedua tangannya dan berdoa Ya Alloh, disekitar kami saja jangan di atas kami!maka tidaklah nabi isyarat pada suatu sudut kecuali mendung itu terbuka.

Tidak henti-hentinya terkabulnya doanya orang yang berdoa itu disaksikan kejadiannya sampai hari ini. Maka dari itu perasaan panca indera kita dalam menyikapi maqbulnya doa ini sebagai petunjuk adanya Dzat yang mengabulkan yaitu Alloh Subbahanahu Wata’ala.


2. Iman kepada Alloh sebagai Robb

Iman kepada Alloh sebagai Robb disebut tauhid rububiyah : percaya bahwa alloh itu adalah satu-satunya tuhan yang telah menciptakan alam semesata., memeliharanya, merajai, memerintahkannya, tidak ada pencipta kecuali alloh, tidak ada raja yang sebenarnya kecuali alloh.

Alloh berfirman : “JIka kamu bertanya kepada mereka, “siapakah yang menciptakan langit dan bumi ?”niscaya mereka menjawab , telah menciptakannya dzat yang maha perksa lagi maha mengetahui. Surat Azzukruf ayat 9

Aloh berfirman : “jika kamu bertanya kepda mereka, siapakah yang menciptakan mereka?niscaya mereka menjawab, Alloh maka bagaimana mereka bisa dipalingkan (dari menyembah pada Alloh)? Surat Azzukruf ayat 87

Pemerintahan Alloh sebagai tuhan yaitu meliputi hukum alam maupun hokum agama. Sebagaimana Alloh menjadi pengatur alam, Alloh juga menjadi juru hukum didalamnya dengan apa-apa yang di kehendaki dan did lam kehendakNya itulah hikmahNya, demikian pula Alloh adalah juru hukum di dalamnya dengan syari’at ibadah dan hukum-hukum muamalah sesuai dengan kehendaknya dan disanalah terdapat hikmahNya.

3. Iman kepada Alloh sebagai satu-satunya Dzat yang berhak disembah

Iman kepada Alloh sebagai satu-satunya Dzat yang berhak disembah disebut tauhid uluuhiyah : percaya bahwa Alloh adalah satu-satunya Dzat yang berhak disembah, selain alloh tidak ada yang berhak disembah, batal semua peribadatan kepada selain Alloh. Walaupun seorang itu percaya bahwa Alloh adalh Dzat yang telah menciptakannya, member rizki, dll, tetapi seseorang tersebut masih menyembah berhala, masih memuja-muja batu, kayu, masih merunduk-runduk dating di kuburan sambil memohon dan memelas, wahai si fulan yang da di dalam kubur, engkau adalah waliyulloh, engkau adalah orang yang sholih yang telah berhasil mencapai maqom tertinggi di sisi Alloh. Maka tolonglaj aku yang hina dina ini karena aku sedang menanggung penderitaan yang berat , tolonglah aku agar terlepas dari penderitaan yang berat ini. Atau memohon dengan suara yang lirih dan hati-hati karena kuatir kualat. “wahai fulan yang ada dalam kubur engkau adalah waliyulloh engkau adalah sholih yang dekat dengan tuhan, doamu selalu diperhatikan dan dikabulkan. Aku menjadikan engkau sebagai wasillah(perantara)agar doaku dikabulkan oleh Alloh .

Seseorang yang melakukan hal-hal tersebut walaupun mengucapkan kalimat “La illaha illallaho” berapa kalipun bahkan sampai trilyunan akan menjadi batal, sia-sia Karena telah mensyirikan Alloh. Begitupula kalu manusia masih memuja jin, malaikat maka perbuatan itu termasuk syirik dan dosa orang yang berbuat syirik tidak akan diampuni oleh alloh.

4. Iman kepada Alloh yang memiliki nama dan sifat

Iman kepada Alloh dengan nama-nama dan sifatNya disebut tauhid atsma wa shifat ialah percaya (iman)bahwa Alloh memiliki nama-nama dan sifat keabungan dan keluhuran yang alloh sendiri telah menjadikan nama-nama dan sifat itu sebagai nama dan sifatNya. Tersebut dalam kitabNya maupun melalui lisan Rosulnya. Kita wajib percaya penuh tanpa mengubah, tanpa menolak dan tanpa membuat perumpamaan-perumpamaan dan tanpa bagaimana dan bagaimana. Imam buchori dan imam muslim meriwayatkan : nabi bersabda : “Alloh mempunyai Sembilan puluh Sembilan nama, seratus kurang satu, siapa yang menghafal nama itu tentu masuk surga, Dia adalah yang tunggal senang kepada yang tunggal (ganjil)”.




0 komentar:

Posting Komentar